Banjir Sapu Dataran Rendah di Penang Setelah Hujan Tanpa Henti

oleh
Penang dihajar banjir besars etelah hujan tanpa henti mengguyur seisi kota/ The Star
banner 300250

Malaysia, suarabali.com – Banyak daerah di wilayah Penang Malaysia kebanjiran setelah hujan sembilan jam yang menyebabkan kenaikan air setinggi 300mm pada akhir pecan kemarin.

Sedikitnya 17 rumah di beberapa desa termasuk Kampung Permatang Rawa, Kampung Benggali, Kampung Simpah, Kampung Ooi Leng Hooi dan Kampung Padang Lalang dibanjiri perairan dalam setinggi lutut setingkatnya antara 100mm dan 300mm.

Taman Senang, Taman Kepar, Taman Bagan, Taman Cantik dan Kampung Ooi Leng Hooi juga dipukul dengan air dalam 300mm, sementara tiga rumah di Kampung Benggali, Butterworth juga terkena dampak banjir.

Lalu lintas melambat hingga macer di Jalan Baru dan Jalan Bukit Tengah saat air setinggi lutut menutupi jalan-jalan.

Menurut situs ‘Penang Alert’, hujan deras dilaporkan di Lahar Ikan Mati, dan Bakar Kapuk.

Hujan, yang dimulai sekitar pukul 10.00, masih menuangkan jam 7 malam, dan tidak ada tanda hujan akan berhenti dalam waktu dekat.

Perencana Penanti Dr Norlela Ariffin juga mengatakan daerah dataran rendah di Guar Jering dan Kampung Terus, Bukit Mertajam telah dibanjiri dan sebuah balai di desa tersebut standby sebagai pusat evakuasi jika diperlukan.

Di wilayah George Town, permukaan air di beberapa daerah dataran rendah sebelumnya terlihat meningkat setelah hujan tiga jam di sore hari.

Meskipun air mulai meluap di Jalan P. Ramlee di Jelutong, Jalan Paya Terubong di Relau, Jalan Gereja dan Jalan Kimberly di George Town, jalan masih bisa dilalui oleh kendaraan pada pukul 4.30 malam.

Sebuah tanah longsor kecil juga dilaporkan terjadi di Hong Seng Estate di Gunung Erskine dekat lokasi dimana erosi tanah terjadi akhir bulan lalu.

Sebanyak 35 orang juga dievakuasi di Bukit Titi, Sungai Pinang, Balik Pulau karena banjir.

Perwira Teluk Bahang Datuk Shah Headen Ayoob Hussain Shah mengatakan bahwa orang-orang telah dievakuasi ke SK Sungai Pinang pada 4 November.

“Dengan hujan terus-menerus kami berharap air bah semakin meningkat dan lebih banyak orang dievakuasi,” kata Shah Headen.

“Jalan utama Jalan Baru juga banjir dan air telah meningkat dan kami berharap orang-orang dievakuasi dalam beberapa jam ke depan.”

Sementara, hujan yang melanda negara bagian utara diperkirakan akan berlanjut hingga Minggu (5/5).

Seorang juru bicara Departemen Meteorologi Malaysia mengatakan laporan terakhir mengkonfirmasi bahwa badai akan terus berlanjut.

“Ini di tingkat oranye yang berarti hujan deras terus-menerus selama periode waktu tertentu.”

Dia mengatakan departemen akan terus memantau situasi dan memperbarui informasi di Facebook-nya. (Hsg)