Bali Jadi Tuan Rumah Pekan Inovasi Desa dan GTTG Nasional ke-20

oleh
Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra saat meminpin rapat koordinasi panitia penyelenggara Pekan Inovasi Desa/Keluarahan dan GTTG Nasional ke-20. (Ist)
banner 300250

Denpasar, suarabali.com – Bali kembali dipercaya menjadi tuan rumah perhelatan akbar. Kali ini, Pulau Dewata ditunjuk menjadi tuan rumah pelaksanaan Pekan Inovasi Desa/Keluarahan dan Gelar Teknologi Tepat Guna (GTTG) Nasional ke-20. Rencananya, kegiatan yang berlangsung pada 18-22 Oktober 2018 di GWK-Jimbaran ini akan dihadiri Presiden Jokowi.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Bali Ketut Lihadnyana mengatakan, untuk menyukseskan acara tersebut, pihaknya telah berkoordinasi dengan para panitia yang terbentuk dari Pemerintah Provinsi Bali, Pemerintah Kabupaten Badung, Polda Bali, TNI, dan pihak terkait lainnya.

Acara yang akan dihadiri ribuan peserta itu akan melakukan berbagai kegiatan selama empat hari di Bali. Kegiatan itu di antaranya, gala dinner, lomba cerdas cermat dari Kemeterian Desa, Widya Wisata Teknologi, serta bebagai kegiatan lainnya.

Untuk itu, dalam rapat koordinasi keempat tersebut, dia meminta dukungan dari seluruh panitia agar bekerja dan memberikan yang terbaik demi kelancaran acara tersebut.

Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra meminta pihak kepolisian tidak membedakan protap pengamanan  acara IMF-World Bank Annual Meeting dengan Pekan Inovasi Desa dan GTTG Nasional tersebut.

Dewa Indra juga meminta agar panitia menjaga koordinasi yang baik dengan panitia internal maupun pihak-pihak terkait lainnya guna menyukseskan acara tersebut.

“Saya tidak ingin adanya miss komunikasi antar panitia. Jadi, segala sesuatu harus dikomunikasikan dengan jelas, karena sekali terjadi miss komunikasi maka acara tersebut akan tidak sesuai rencana,” kata Dewa Indra saat meminpin rapat koordinasi panitia penyelenggara Pekan Inovasi Desa/Keluarahan dan GTTG Nasional ke-20 di ruang rapat Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Bali, Rabu (3/10/2018).

Selain itu, Dewa Indra juga mengimbau panitia agar melakukan pelayanan yang baik bagi para peserta, mengingat para peserta datang dari seluruh provinsi di Indonesia.

“Karena ini membawa citra dan nama baik masyarakat Bali. Jadi, kita harus melayani dan memberikan yang terbaik bagi para peserta,” katanya. (*)