Australia Akan Gelar Seminar Manajemen Sampah di Bali

oleh
Konjen Australia di Bali, Helena Studdert, menyampaikan rencana menggelar seminar manajemen sampah kepada Gubernur Bali Made Mangku Pastika di Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Jumat (13/4/2018). (Ist)
banner 300250

Denpasar, suarabali.com – Persoalan sampah yang belum dikelola secara optimal di Bali mengundang perhatian Konsul Jenderal Australia di Bali, Dr. Helena Studdert. Pihaknya ingin menggelar seminar tentang penanganan sampah di Bali dengan menghadirkan para ahli dan praktisi di bidang penanganan sampah (waste management).

Rencana itu disampaikan Helena Studdert saat bertemu dengan Gubernur Bali Made Mangku Pastika di Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Jumat (13/4/2018).

Dr. Studdert mengatakan jutaan wisatawan, termasuk dari Australia, datang setiap tahun dan menyumbang permasalahan sampah di Bali. Oleh sebab itu, pihaknya merasa ikut bertanggung jawab untuk mencari solusinya. Salah satu caranya dengan menggelar diskusi untuk mencari formula penanganan sampah di Bali. “Kami pikir ada beberapa solusi yang bisa diterapkan di sini,” kata Studdert.

Rencananya, seminar tersebut akan digelar pada 5 Juni 2018 dengan menghadirkan para ahli dan praktisi yang sudah menerapkan teknologi di bidang pengelolaan sampah. Studdert juga akan mengundang beberapa hotel yang sudah menerapkan zero waste management.

Selain persoalan sampah, Dr. Studdert juga memberikan perkembangan singkat soal kerja sama yang dilakukan RS Bali Mandara dengan Australia.

Gubernur Pastika mengapresiasi rencana penyelenggaraan seminar tersebut. Menurut dia, permasalahan sampah merupakan masalah utama di Bali saat ini selain transportasi. Oleh sebab itu, Pastika berharap Konjen Australia dapat menggandeng instansi terkait di Provinsi Bali seperti Dinas Lingkungan Hidup, Dinas PU, dan Dinas Kelautan dan Perikanan.

“Laut juga menjadi perhatian kami, karena banyak juga sampah yang dibuang ke laut,” kata Pastika

Dia menambahkan, diskusi tersebut akan sangat berarti mengingat Bali juga menjadi tuan rumah Pertemuan IMF-World Bank yang akan membahas persoalan lingkungan. (*/Sir)