Aksi Pencuri Spesialis Petshop Ini Berakhir di Jalan Cargo Denpasar

oleh
Desak Yusaidi Tegar enam kali membobol petshop karena kecanduan judi online. (Ist)
banner 300250

Denpasar, suarabali.com – Petualangan Desak Yusaidi Tegar sebagai pencuri spesialis petshop berakhir di Jalan Cargo, Denpasar. Pria berusia 22 tahun asal Denpasar ini ditangkap polisi setelah mencuri di Toko Bahagia Petshop milik Hermanto.

Sebelum tertangkap, Tegar yang sehari-hari bekerja sebagai perawat anjing ini telah mencuri di enam petshop di wilayah Denpasar dan Badung.

“Pelaku ditangkap berkat laporan pemilik Toko Bahagia Petshop,” kata Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Wayan Arta Ariawan, didampingi Kasubag Humas Iptu M. Nurul Andi Yaqin, kepada wartawan, Kamis (18/7/2019).

Wayan menjelaskan, penangkapan pencuri spesialis petshop itu berawal dari laporan Hermanto. Korban mengaku Toko Bahagia Petshop miliknya disatroni maling pada 3 Juli 2019. Berbekal laporan itu, anggota Unit Resmob melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap Tegar di Jalan Cargo Denpasar pada 15 Juli 2019.

Kepada polisi, Tegar mengaku menguras uang, handphone, monitor komputer, dan makanan hewan setiap membobol petshop.

“Pelaku beraksi dengan cara mencongkel kaca toko dan mengambil sejumlah barang di dalam toko sejak 3 Juli sampai 9 Juli 2019 di empat lokasi di wilayah Denpasar dan dua lokasi di wiayah Badung,” kata Wayan.

Toko yang pernah dibobol Tegar di antaranya Toko Bahagia Petshop di Jalan Mahendradata Denpasar; Petshop di Kerobokan, Kuta Utara; Bahagia Petshop di Jalan Gunung Sanghyang, Denpasar;  Bahagia Pet Shop di Jalan Raya Semer, Kuta, Badung; Bahagia Petshop di Jalan Bay Pass Kelan, Badung; dan toko petshop di Jalan Tukad Bilok, Denpasar.

Pada 3 Juli 2019, Tegar berangkat dari rumahnya menuju Toko Petshop di Jalan Mahendradata, Denpasar, dengan mengendarai sepeda motor Honda Vorio DK-5089-AU. Kemudian, dia berhenti di depan toko. Setelah keadaan sepi, dia mencongkel pintu kaca toko dengan obeng dan membuka dengan cara memukul menggunakan palu.

Tegar mengaku terpaksa mencuri karena kecanduan judi online dan untuk membayar utang.

“Terhadap pelaku dikenakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 7 tahun,” ujar Wayan.(*)