Akan Gelar Rakerda, Pengurus IHGMA Sowan ke Gubernur Bali

oleh
Para pengurus Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) Daerah Bali saat bertemu Gubernur Made Mangku Pastika di ruang tamu kantor Gubernur Bali, Senin (16/4/2018). (Ist)
banner 300250

Denpasar, suarabali.com – Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) Daerah Bali akan menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) pada Jumat, (20/4/2018) mendatang. Rencana rakerda ini disampaikan Ketua IHGMA Bali I Nyoman Astama saat bertemu Gubernur Made Mangku Pastika di ruang tamu kantor Gubernur Bali, Senin (16/4/2018)

IHGMA merupakan asosiasi yang mewadahi para GM Hotel Indonesia. “Di Bali, IHGMA dibentuk dua tahun lalu dan saat ini beranggotakan 300 GM lokal (orang Bali),” ungkap Astama.

Menurut Astama, jumlah orang Bali yang sukses meniti karier hingga level GM memang belum terlalu banyak. “Sebagian besar masih dipegang orang asing. Dari 1.000 orang GM Hotel, tercatat baru sebanyak 300 orang Bali,” imbuhnya.

Meski demikian, dia optimistis melalui peningkatan kompetensi, nantinya akan lebih banyak lagi orang Bali yang menempati posisi GM di hotel. “Yang jelas, IHGMA bertekad mewujudkan cita-cita agar orang Bali bisa menjadi tuan di rumah sendiri,” katanya.

Gubernur Pastika mengapresiasi keberadaan IHGMA sebagai bagian penting dalam penguatan posisi SDM Bali pada sektor pariwisata. Dia berharap, IHGMA Bali punya database yang detail tentang kemampuan para anggotanya. Dengan demikian, asosiasi ini dapat menjadi semacam head hunter yang memberi rekomendasi ketika ada hotel yang membutuhkan GM.

Tak hanya berkarier di Bali, Pastika mendorong anggota IHGMA mulai mengembangkan karier pada 10 destinasi yang tengah digarap pemerintah pusat. Pada bagian lain, Pastika juga menyinggung upaya peningkatan mutu SDM yang hingga kini masih menjadi fokus dalam pelaksanaan Program Bali Mandara.

“Saya ingin SDM kita punya semangat dan daya juang untuk meraih kesempatan dalam berbagai bidang,” ujar Pastika yang dalam kesempatan itu didampingi Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali I Dewa Gede Mahendra Putra. (*/Sir)