Airlines dan Wholesaler Dukung Target 17 Juta Wisman Tahun Ini

oleh
Penandatanganan sejumlah kerja sama dalam Rakornas Pariwisata II-2018 di kantor Kemenpar, Kamis (26/7/2018). (Ist)
banner 300250

Jakarta, suarabali.com – Pelaku usaha di bidang penerbangan (airlines) dan biro perjalanan wisata (BPW/wholesaler) berkomitmen akan menghasilkan 730.669 pax wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia selama periode Agustus-Desember 2018. Komitmen itu untuk mendukung target 17 juta kunjungan wisman pada tahun ini.

Demikian salah satu hasil kesimpulan dan rumusan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pariwisata II-2018 yang berlangsung di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta, kantor Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Kamis (26/7/2018).

Komitmen airlines dan wholesaler itu, di antaranya, diwujudkan dalam penandatanganan kerja sama promosi terpadu antara Kemenpar dengan 15 airlines dan 8 wholesaler yang dituangkan dalam bentuk Letter of Intent/LoI (16 dokumen), Memorandum of Understanding/MoU (2 dukumen), dan Memorandum of Implementation Arrangement/MoIA (5 dokumen) yang ditandangani di acara Rakornas.

Hingga penutupan, sudah ditandatangani kesepakatan dengan 25 Mitra Inisiatif Strategis yang terdiri dari 23 Mitra Insentif Aksesibilitas (5 MoIA, 2 MoU, 16 LoI), Mitra Hot Deals sebanyak 1 Mitra (PKS – Eksisting), dan Mitra CDM masih dalam tahap lelang.

“Dari mitra tersebut, diperoleh komitmen penambahan wisman (incremental pax) sejumlah 1.230.669 wisman. Di antaranya dengan mitra insentif aksesibilitas sebesar 730.669 wisman tambahan dan mitra Hot Deals (Kepri) sebesar 500.000 wisman tambahan,” kata Nia Niscaya selaku Ketua Rakornas saat membacakan hasil kesimpulan pada penutupan Rakornaspas II-2018.

Jumlah ini diharapkan akan membantu untuk mengejar target 17 juta kunjungan wisman tahun 2018. Dengan rata-rata jumlah kunjungan wisman sebesar 1,25 juta per bulan menunjukkan bahwa akhir tahun ini akan diperoleh 15 juta wisman. Sehingga, perlu tambahan 2 juta wisman untuk mencapai target 17 wisman pada 2018.

Tambahan 2 juta wisman itulah yang akan dikejar Kemenpar melalui tiga program marketing khusus yang menjadi fokus dalam Rakornas kali ini, yaitu Incentive Airlines atau Wholesalers, Hot Deals Visit Wonderful Indonesia, dan yang ketiga CDM (Competing Destination Model) dengan target menghasilkan 2,5 juta kunjungan wisman.

Target realistis tersebut terdiri atas program pemberian insentif kepada airlines/wholesaler sebanyak 730.669 wisman (target optimistis 1 juta); program Hot Deal Visit Monderful Indonesia sebesar 750 ribu wisman (target optimistis 2,5 juta terdiri; Paket Hot Deal Great Kepri 500 ribu wisman, Paket Hot Deal Great Jakarta 1 juta wisman, dan Paket  Hot Deal Great Bali 1 juta wisman); dan program Competing Destination Model  (CDM) sebanyak 500.000 wisman (target optimis 1 juta).

Dalam program CDM (CDM sebagai metode yang dilakukan penyedia platform data driven marketing dalam mengarahkan calon wisman yang sudah memiliki tujuan wisata ke destinasi tertentu, Kemenpar akan bekerjasama dengan penyedia metode CDM dalam pencapaian target kunjungan wisman yang besarnya sebagaimana diproyeksikan tersebut. (*)