Ada Kampung Bali di Kota Quanzhou, Tiongkok

oleh
Gubernur Bali Made Mangku Pastika menghadiri malam persaudaraan Perhimpunan Persahabatan Indonesia Tiongkok (PPIT) Bali bersama Kampung Bali Nanshan, Kota Quanzhou, Provinsi Fujian, Tiongkok, Selasa (31/7/2018). (Ist)
banner 300250

Denpasar, suarabali.com – Gubernur Bali Made Mangku Pastika menyambut baik keberadaan Kampung Bali Nanshan di Quanzhou, Provinsi Fujian, Tiongkok. Kampung yang sebagian besar warganya menggunakan bahasa Bali sebagai bahasa pergaulan setelah Mandarin itu saat ini tengah melakukan beberapa pembangunan agar suasananya sama dengan kondisi di Bali.

Terkait hal itu, Gubernur Pastika sangat mendukung progres pembangunan Kampung Bali yang diprakarsai oleh warga Bali keturunan Tionghoa tersebut.

“Tentu Saya menyambut baik adanya Kampung Bali di Tiongkok,” kata Pastika saat menghadiri malam persaudaraan Perhimpunan Persahabatan Indonesia Tiongkok  (PPIT) Bali bersama Kampung Bali Nanshan, Kota Quanzhou, Provinsi Fujian, Tiongkok, Selasa (31/7/2018) malam.

Menurut Pastika, keberadaan Kampung Bali itu merupakan wujud kecintaan mereka terhadap Bali. “Membuktikan bahwa warga Bali keturunan Tionghoa juga peduli terhadap Bali. Mudah-mudahan bekerja sama dengan PPIT, kita (Pemprov Bali) bisa membangun Kampung Bali supaya lebih bernuansa Bali seperti yang telah kita dengarkan tadi (pemaparan Ketua Kampung Bali),” ujar Pastika.

Mantan Kapolda Bali asal Buleleng ini menambahkan, dengan adanya Kampung Bali akan semakin mempererat persaudaraa antara Indonesia (Bali) dengan pemerintah Tiongkok yang memang selama ini sudah terjalin dengan baik. Menurut dia, antara Bali dengan Tiongkok ada kemiripan baik dari arsitektur, budaya, dan lainnya.

Untuk itu, Pastika berencana mengunjungi Kampung Bali Nanshan meski pada 29 Agustus 2018 dirinya sudah tidak menjabat sebagai Gubernur Bali karena purnatugas.

“Saya berjanji akan berkunjung ke Kampung Bali meski saya sudah tidak sebagai guebrnur lagi. Karena sebentar lagi saya akan tidak sebagai gubernur lagi,” ungkap Pastika.

Ketua Perhimpunan Persahabatan Indonesia Tiongkok (PPIT) Provinsi Bali, Cahaya Wirawan Hadi mengatakan kehadiran rombongan warga Kampung Bali ke Pulau Dewata merupakan kesempatan baik. Sebab, pihaknya selama ini telah diterima baik saat berkunjung ke Kampung Bali.

Menurut dia, nuansa Bali sangat kental di Kampung Bali, baik dari bahasa pergaulan, musik, makanan, dan arsitekturnya meski belum sempurna.

“Ini meruapakn kesempatan baik, karena kita telah diterima baik saat berkunjung ke Kampung Bali. Kedatangan nyame nyame Bali, tidak sebatas silaturahmi, namun meningkatkan hubungan harmonis antar negara (Indonesia-Tiongkok). Kita semua adalah saudara,” ucapnya.

Sementara Konjen Republik Rakyat Tiongkok di Denpasar Gou Haodong dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas kerjasama yang telah terjalin selama ini antara PPIT Bali dengan Kampung Bali di Tiongkok. Menurut dia, orang Indonesia dan Tiongkok adalah teman yang sangat akrab yang terjalin sangat baik selama ini.

“Saya melihat rombongan Kampung Bali sangat senang. Mereka datang ke Bali, karena mereka lahir di Bali. Mereka perwakilan Bali dan Tiongkok, menjadi jembatan hubungan kedua negara. Hubungan sangat erat seperti kakak-adik. Kami memiliki tanggungjawab yang sangat berat. Kami akan terus berusaha demi hubungan yang baik antara Indonesia dan Tiongkok,” imbuhnya. (*)