800 Personel TNI-Polri Amankan Gedung MK

oleh
Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol. Wahyuhadiningrat didamping Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol. Harry Kurniawan mengecek kesiapan pengamanan gedung MK. (Ist)
banner 300250

Jakarta, suarabali.com – Kepala Kepolisian Resor Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Harry Kurniawan mengatakan ada sebanyak 8 kompi atau 800 pasukan gabungan TNI-Polri yang diterjunkan untuk mengawal dan mengamankan Gedung Mahkamah Konsitusi (MK) hari ini, Jumat (24/5/2019).

Pengamanan ini dilakukan untuk mengantisipasi terkait adanya aksi yang digelar oleh pelaporan yang akan diajukan oleh pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga ke MK mengenai sengketa Pemilu yang digelar 17 April 2019.

“Terkait aksi, kami sudah mengamankan personil keamanan. Karena aksi tersebut memang disiapakan untuk antisipasi. Baik keamanan objek yang akan melaporkan dalam sengketa, atau aksi masyarakat yang melakukan aksi di sekitar MK. Saat ini yang ada di MK adalah gabugan TNI Polri sebanyak 8 kompi,” kata Harry Kurniawan, Jumat (24/5/2019).

Untuk memastikan persiapan di sejumlah titik sekitar Mahkamah Konsitusi, Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol. Wahyuhadiningrat yang didamping Kapolres Jakarta Pusat Harry melakukan pengecekan dan agar seluruh personil siap dalam melakukan pengamanan di sekitar lokasi.

Sampai saat ini, pihak kepolisian belum mendapat laporan terkait jumlah peserta aksi yang kemungkinan bakal meramaikan sekitar gedung MK.

“Hari ini dicek oleh pimpinan. Baik dari Bapak Kapolda untuk meyakinkan bahwa kesiapan personil yang ada di kantor MK siap untuk mengatisipasi keamanan. Kami belum mendapatkan laporan, tapi kami di sini untuk melakukan pengaman masyarakat ataupun caleg, termasuk pilpres yang akan melaporkan terkait sengketa pileg dan pilpres,” pungkas Kapolres. (*)