683 Wisatawan Korban Gempa Lombok Dievakuasi ke Bali

oleh
Ratusan wisatawan korban gempa di Lombok tiba di Dermaga Timur dan Dermaga Bounty Pelabuhan Benoa, Selasa (7/8/2018) pagi. (Ist)
banner 300250

Denpasar, suarabali.com – Sebanyak 683 wisatawan yang menjadi korban gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), dievakuasi ke Bali menggunakan kapal laut. Mereka tiba di Dermaga Timur dan Dermaga Bounty Pelabuhan Benoa. Evakuasi dilakukan sejak Senin (6/8/2018) pukul 22.00 WITA hingga Selasa (7/8/2018) pukul 07.00 WITA.

Evakuasi para korban gempa ini mendapat pengamanan dari personel Ditpolair Polda Bali yang dipimpin langsung Direktur Polair Polda Bali Kombes Pol. Sukandar, didampingi Kabagopsnal Ditpolair Polda Bali AKBP I Made Kadek.

Kombes Pol. Sukandar mengatakan pengamanan dilakukan untuk membantu para korban gempa. Selain masih panik pasca gempa, menurut dia, para korban juga sibuk memikirkan keluarga atau rombongan yang diajak berwisata ke NTB.

“Belum lagi memikirkan barang yang mereka bawa saat diturunkan dari kapal. Sehingga, kami melakukan pengaman dan membantu para korban agar tidak panik dan tetap merasa aman,” tegas Kombes Pol. Sukandar.

Berdasarkan data yang diperoleh, kata Sukandar, ada 683 penumpang atau wisatawan yang dievakuasi ke Bali. Mereka diangkut menggunakan empat  kapal. Kapal Patagona mengangkut 143 penumpang yang bersandar di Dermaga Bounty. Kapal KN Navigasi mengangkut 240 orang yang bersandar di Dermaga Timur Pelabuhan Benoa.

Kemudian, KM Granti milik KPLP mengangkut 95 wisatawan dan KN Navigasi mengangkut 285 wisatawan bersandar di Dermaga Timur Pelabuhan Benoa.

“Pengamanan evakuasi sampai selesai berjalan aman dan tertib,” kata Sukandar. (*)