40 Anggota Linmas dan Pecalang Ikuti Penyuluhan Tupoksi

oleh
Para anggota Linmas dan Pecalang di Desa Mengwi, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, mengikuti kegiatan pembinaan terkait tugas pokok dan fungsi (tupoksi) mereka, Selasa (21/5/2019). (Ist)
banner 300250

Badung, suarabali.com – Sebanyak 40 anggota Linmas dan Pecalang di Desa Mengwi, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, mengikuti kegiatan pembinaan terkait tugas pokok dan fungsi (tupoksi) mereka di ruang rapat kantor Desa Mengwi, Selasa (21/5/2019).

Pembinaan kepada para Linmas dan pecalang ini dalam rangka mendukung Quick Wins Program XI Kegiatan VI Polisi sebagai Penggerak Revolusi Mental dan Pelopor Tertib Sosial di Ruang Publik. Sebab, masih banyak Linmas dan pecalang yang belum memahami tupoksinya.

Anggota Linmas dan pecalang Desa Mengwi tampak serius mendengarkan arahan dari Kasubdirpolmas Dit Binmas Polda Bali AKBP Nengah Pawitra.

Kegiatan yang di mulai pukul 09.00 WITA ini juga dihadiri oleh Kasat Sat Binmas Polres Badung AKBP Ni Made Siti, Ps Kanit Binmas Polsek Mengwi Iptu IB Ketut Mantra, Perbekel Mengwi diwakili Kaur Pemerintahan Ni Luh Rai Suandini, Ketua BPD dan LPM, Bhabinkamtibmas Desa Mengwi, dan tokoh masyarakat.

Sebagai perpanjangan tangan kepolisian, Linmas dan pecalang harus mahir dan menguasai tugas pokoknya masing-masing, sehingga tidak terjadi tumpang-tindih penugasan.

“Kita memberikan materi ini hanya untuk mengingatkan bahwa tugas pokok dan fungsi Linmas dan pecalang harus jelas, mana adat mana dinas,” ungkap AKBP Nengah Pawitra.

Dia mengatakan tindakan Polri dalam menumpas peredaran  narkoba dan premanisme merupakan program yang tidak bisa ditawar-tawar. “Jangan main-main dengan dua hal tersebut, pasti ditindak tegas,” jelasnya.

“Kami melayani masyarakat 24 jam, mulai dari Bhabinkamtibmas, Pos Polisi terdekat, Polsek, Polres dan Polda Bali. Silakan bila ada yang dapat kami bantu, tentu saja terkait dengan kriminalitas yang dapat mengganggu situasi kamtibmas,” imbuh Kasubdirpolmas Dit Binmas Polda Bali ini. (*)