13 Tahanan Kejari Gianyar Jalani Rapid Test

oleh
Sebanyak 13 tahanan Kejari Gianyar saat menjalani rapid test sebelum dipindahkan ke Rutan Kelas II B Gianyar. (Ist)
banner 300250

Gianyar, suarabai.com – Sebanyak 13 terdakwa yang telah dijatuhi hukuman tetap (inkracht) menjalani rapid test sebelum dipindahkan ke Rutan Kelas II B Gianyar. Para terdakwa tersebut merupakan tahanan Kejaksaan Negeri (Kejari) Gianyar.


Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Gianyar Agung Mardiwibowo melalui Kasi Pidana Umum (Pidum) Nyoman Bela P. Atmaja mengatakan rapid test itu dilakukan sebagai upaya antisipasi penyebaran COVID-19 di Kabupaten Gianyar, terutama di dalam rutan.

“Terdakwa yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap atau inkracht untuk dilakukan rapid test sebelum dipindahkan ke rutan untuk mencegah penyebaran COVID-19, khususnya di dalam rutan,” kata Bela P. Atmaya, Senin (29/6/2020).

Dari 13 tahanan yang menjalani rapid test itu, kata Bela, dua di antaranya tahanan perempuan. Para terdakwa itu merupakan narapidana kasus pencurian, penipuan, dan narkotika.

“Hasil tes 13 terdakwa, semuanya non-reaktif dan terdakwa langsung dipindah ke Rutan Kelas II B Gianyar,” imbuhnya.

Meski hasil tesnya non-reaktif, Bela mengungkapkan, 13 terdakwa itu nantinya diisolasi selama 14 hari di rutan sebelum dimasukkan ke dalam blok. Rapid test tersebut merupakan kegiatan kedua kalinya kepada tahanan yang mempunyai hukum tetap.

“Masa pandemi ini, kasus pencurian meningkat. Untuk itu, kami mengimbau kepada masyarakat agar selalu waspada terhadap tindak kejahatan, selain selalu menerapkan protokol kesehatan,” tuturnya. (*/Sir)