1.400 Personil Terlibat dalam Operasi Ketupat Agung 2018 di Bali

oleh
Wakapolda Bali Brigjen Pol. I Wayan Sunartha memeriksa kesiapan pasukan dalam apel Operasi Ketupat Agung 2018 di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar, Rabu (6/6/2018). (Ist)
banner 300250

Denpasar, suarabali.com – Polda Bali menggelar apel pasukan Operasi Ketupat Agung 2018 di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar, Rabu (6/6/2018). Apel yang dipimpim Wakapolda Bali Brigjen Pol. I Wayan Sunartha ini diikuti 1.400 personil.

Personel yang terlibat dalam Operasi Ketupat Agung 2018 terdiri dari satuan tugas Polda Bali sebanyak 404 orang, Polresta/Polres se-Bali sebanyak 425 orang, anggota TNI sebanyak 51 orang, serta dari instansi lain sebanyak 330 orang.

Bertindak sebagai inspektur upacara, Wakapolda Bali Brigjen Pol. I Wayan Sunartha membacakan amanat Kapolri. Dia mengatakan Operasi Ketupat Tahun 2018 diselenggarakan secara serentak di seluruh jajaran Polda selama 18 hari sejak tanggal 7 sampai 24 Juni 2018. Operasi ini melibatkan 173.397 personel pengamanan gabungan yang terdiri dari unsur Polri, TNI, Pemda, serta stakeholders terkait dan elemen masyarakat lainnya.

Dalam amanatnya, Kapolri menyinggung empat potensi kerawanan yang harus diwaspadai bersama, yakni stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan, permasalahan kelancaran dan keselamatan arus mudik dan arus balik, potensi bencana alam dan gangguan kamtibmas lainnyaseperti curat, curas, curanmor, copet, pencurian rumah kosong, begal, dan hipnotis, serta ancaman tindak pidana terorisme.

Di samping itu, pengamanan tempat ibadah, pusat keramaian, mako Polri, serta aspek keselamatan personel pengamanan harus menjadi perhatian. “Perkuat pengamanan pada objek-objek tersebut dan laksanakan pendampingan personel pengamanan oleh personel bersenjata atau buddy system,” katanya.

Khusus mewujudkan keamanan secara umum, Kapolri memerintahkan kepada seluruh jajaran untuk terus menerus meningkatkan kerja sama dengan TNI serta stakeholders lainnya.

Dalam apel gelar pasukan tersebut, juga dilakukan penyematan pita tanda pelaksanaan Operasi Ketupat Agung 2018, serta pemberian jas hujan dan traffic cone dari Dinas Perhubungan Provinsi Bali kepada Polda Bali. (*/Sir)